Dalam hidup kita ada dosa kecil dan dosa besar yang pasti setiap manusia pernah perbuat dan kita harus memohon ampunan dan kembali melakukan hal yang baik.
Inilah beberapa amalan yang bisa jadi penghapus dosa kita, antara lain sebagai berikut :
1. Menyempurnakan Wudhu.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. bersabda, yang artinya : “Barangsiapa yang berwudhu lalu memperbagus wudhunya, dosa-dosanya akan keluar dari tubuhnya (yang terkena air wudhu) sampai keluar dari ujung jemarinya” (HR. Muslim).
2. Istiqomah Menegakkan Sholat Berjamaah ke Masjid.
Bersegeralah mendatangi masjid setelah adzan berkumandang agar bisa sholat berjamaah di awal waktu. Setiap ayunan langkah kita menuju sholat berjamaah di masjid, terdapat ampunan atas dosa dan peninggian derajat kita oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
3. Menunggu Sholat Sesudah Sholat.
Amalan ketiga ini disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, yaitu “Tunggulah shalat sesudah shalat.” Kebanyakan kita seringkali bersegera meninggalkan masjid setelah salam dalam sholat. Padahal, berlama-lama di masjid setelah sholat sambil menunggu waktu sholat berikutnya adalah bagus, contohnya antara Sholat Magrib dan Isya, kita bisa mengisinya dengan doa, dzikir dan tilawah Al-Qur’an.
4. Sedekah.
Sebagian kita masih ada yang beranggapan bahwa sedekah hanya sekadar pemberian yang secara dzahir mengurangi harta benda. Padahal di dalam syariatnya, sedekah memiliki begitu banyak keutamaan. Selain janji bahwa Allah akan melipatgandakannya, baik di dunia maupun kelak di akhirat, sedekah juga bisa menjadi amalan yang menghapuskan dosa-dosa.
Sebagaimana sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api”.
Maka sedekah yang dirutinkan akan mempermudah diri kita mendapatkan pengampunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Dengan sedekah, selain harta dan pahala yang bertambah, dosa-dosa yang pernah kita lakukan juga berpeluang mendapatkan pengampunan.
5. Bersabar Pada Setiap Ujian dan Cobaan.
Adakah manusia yang tidak pernah diuji oleh Allah? Adakah dari kita yang merasa hidup ini terus-menerus bahagia, tiada pernah menghadapi sebuah kesukaran? Bukankah hakikat hidup ialah ujian ?
Maka dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan ujian dan cobaan ini, Allah tanamkan pada hati setiap manusia benih-benih kesabaran. Sifat keridhaan, kerelaan, meyakini bahwa setiap ujian dan cobaan datangnya dari Allah. Dan bagi siapa pun yang mampu keluar dari tiap ujian itu, akan diangkat derajatnya oleh Allah pada kedudukan yang setingkat lebih tinggi. Rela pada apa saja takdir yang ditetapkan Allah. Kemudian yakin bila setiap ketetapan ialah yang terbaik, sebab hanya Allah-lah Sang Maha Mengetahui kehidupan di masa depan.
6. Mengerjakan Amal Shaleh.
Iringilah setiap keburukan dengan kebaikan. Artinya upayakanlah dengan maksimal setiap kesempatan untuk mengerjakan amal shaleh. Sebab dosa dan keburukan yang kita lakukan akan tertutupi oleh banyaknya amalan shaleh dan kebaikan yang dikerjakan. Wallahu’alam.